Bahaya Merkuri Dalam Jangka Panjang
Merkuri adalah zat yang sangat berbahaya bagi kulit, namun saat ini merkuri banyak digunakan sebagai bahan campuran untuk kosmetik wanita. Hidup sehat terbebas dari merkuri dan cantik alami dengan bahan alami menjadi hal yang sulit walau itu direkomendasikan oleh banyak ahli kesehatan kulit.
Tidak bisa dipungkiri bahwa hampir seluruh wanita di dunia tentunya ingin memiliki wajah yang cantik dan mulus tanpa adanya noda. Untuk memiliki kulit yang cantik, putih dan mulus, terkadang kita melakukan berbagai cara seperti perawatan wajah dengan rutin di klinik kecantikan ataupun menggunakan produk krim pemutihnya saja.
Menggunakan krim wajah sebenarnya sangatlah memiliki manfaat bagi kamu si pemakai, misalnya untuk melembabkan, menangkal efek buruk dari sinar matahari, menutrisi kulit, mencerahkan wajah serta mengatasi berbagai masalah kulit wajah. Dengan sebab inilah wanita banyak menggunakan krim wajah untuk perawatan.
Bagi kamu yang ingin tetap tampil cantik, cobalah untuk tetap waspada dalam memilih produk kecantikan untuk perawatan pada wajah maupun tubuh. Mengapa? Karena saat ini banyak sekali produk pemutih wajah maupun tubuh yang mengandung bahan berbahaya seperti hydroquinone dan merkuri.
Dibawah ini akan dibahas tentang karakteristik produk krim wajah yang menggunakan bahan berbahay merkuri. Jadi kamu bisa mengetahui bagaimana cara menentukan krim yang aman dengan yang tidak.
Merkuri merupakan bahan kimia yang memiliki nomor atom 80, dan di ketahui memiliki berat atom sekitar 200.6. Biasanya merkuri digunakan dalam bahan indutri yang tidak digunakan secara langsung oleh manusia dan dilarang dalam kosmetik. Namun meskipun demikian, kenyataannya banyak sekali kosmetik yang menggunakan merkuri. Padahal hal itu sudah jelas di larang oleh badan kesehatan seperti BPOM dan WHO.
Ion merkuri anorganik adalah bersifat racun akut. Elemen merkuri mempunyai waktu tinggal yang relatif pendek pada tubuh manusia tetapi persenyawaan methyl mercury tinggal pada tubuh manusia 10 kali lebih lama merkuri berbentuk metal (logam) dan menyebabkan tidak berfungsinya otak, gelisah/gugup, ginjal, dan kerusakan liver pada kelahiran (cacat lahir).
Merkuri bersifat korosif pada kulit. Ini berarti mengoleskan merkuri pada kulit akan membuat lapisan kulit semakin menipis. Paparan yang tinggi terhadap merkuri dapat berupa kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal.
Selain itu, merkuri juga berisiko mengganggu berbagai organ tubuh, seperti:
Jika kamu curiga tubuh mengalami keracunan merkuri, segera konsultasikan dengan ahli toksikologi atau ahli saraf untuk memastikan kadar merkuri dalam tubuhmu. Kamu tidak perlu khawatir dalam memakai kosmetik, karena tidak semua kosmetik maupun krim pemutih mengandung zat berbahaya. Kita hanya perlu menjadi konsumen yang cerdas dan bijaksana.
Tidak bisa dipungkiri bahwa hampir seluruh wanita di dunia tentunya ingin memiliki wajah yang cantik dan mulus tanpa adanya noda. Untuk memiliki kulit yang cantik, putih dan mulus, terkadang kita melakukan berbagai cara seperti perawatan wajah dengan rutin di klinik kecantikan ataupun menggunakan produk krim pemutihnya saja.
Menggunakan krim wajah sebenarnya sangatlah memiliki manfaat bagi kamu si pemakai, misalnya untuk melembabkan, menangkal efek buruk dari sinar matahari, menutrisi kulit, mencerahkan wajah serta mengatasi berbagai masalah kulit wajah. Dengan sebab inilah wanita banyak menggunakan krim wajah untuk perawatan.
Bagi kamu yang ingin tetap tampil cantik, cobalah untuk tetap waspada dalam memilih produk kecantikan untuk perawatan pada wajah maupun tubuh. Mengapa? Karena saat ini banyak sekali produk pemutih wajah maupun tubuh yang mengandung bahan berbahaya seperti hydroquinone dan merkuri.
Dibawah ini akan dibahas tentang karakteristik produk krim wajah yang menggunakan bahan berbahay merkuri. Jadi kamu bisa mengetahui bagaimana cara menentukan krim yang aman dengan yang tidak.
Baca juga artikel : Penyebab dan Solusi Terjadinya Obesitas
Apa Sih Merkuri Itu?
Merkuri (air raksa, Hg) adalah salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam dan tersebar dalam batu – batuan, biji tambang, tanah, air dan udara sebagai senyawa anorganik dan organik. Umumnya kadar dalam tanah, air dan udara relatif rendah. Berbagai jenis aktivitas manusia dapat meningkatkan kadar ini, misalnya aktivitas penambangan yang dapat menghasilkan merkuri sebanyak 10.000 ton / tahun. Pekerja yang mengalami pemaparan terus menerus terhadap kadar 0,05 Hg mg /m3 udara menunjukkan gejala non spesifik berupa neurastenia, sedangkan pada kadar 0,1 – 0,2 mg/m3 menyebabkan tremor. Dosis fatal garam merkuri adalah 1 gr. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan, kadar merkuri maksimum di dalam air adalah 0,001 mg/l.Merkuri merupakan bahan kimia yang memiliki nomor atom 80, dan di ketahui memiliki berat atom sekitar 200.6. Biasanya merkuri digunakan dalam bahan indutri yang tidak digunakan secara langsung oleh manusia dan dilarang dalam kosmetik. Namun meskipun demikian, kenyataannya banyak sekali kosmetik yang menggunakan merkuri. Padahal hal itu sudah jelas di larang oleh badan kesehatan seperti BPOM dan WHO.
Ion merkuri anorganik adalah bersifat racun akut. Elemen merkuri mempunyai waktu tinggal yang relatif pendek pada tubuh manusia tetapi persenyawaan methyl mercury tinggal pada tubuh manusia 10 kali lebih lama merkuri berbentuk metal (logam) dan menyebabkan tidak berfungsinya otak, gelisah/gugup, ginjal, dan kerusakan liver pada kelahiran (cacat lahir).
Apa Saja Jenis-jenis Merkuri?
- Merkuri elemental (Hg)
- Merkuri inorganik
- Merkuri organik
Penggunaan merkuri dalam waktu lama menimbulkan dampak gangguankesehatan hingga kematian pada manusia dalam jumlah yang cukup besar. Persoalanmerkuri perlu penanganan tersendiri, tentu saja hal ini sebagai akibat dari pengelolaandan pemanfaatan yang tidak mengikuti prosedur.
Bagaimana resiko gangguan kesehatan akibat merkuri?
Penggunaan merkuri pada kosmetik kini telah terbukti berbahaya dan dilarang di berbagai negara. Tidak hanya untuk kulit yang terpapar, bahan kimia tersebut dengan mudah akan diserap kulit dan masuk ke dalam aliran darah.Merkuri bersifat korosif pada kulit. Ini berarti mengoleskan merkuri pada kulit akan membuat lapisan kulit semakin menipis. Paparan yang tinggi terhadap merkuri dapat berupa kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal.
Selain itu, merkuri juga berisiko mengganggu berbagai organ tubuh, seperti:
- Otak
- Jantung
- Ginjal
- Paru-paru
- Sistem kekebalan tubuh
- Insomnia
- Sakit kepala
- Fungsi kognitif dan daya ingat menurun
- Mengalami tremor
- Gangguan sensori. Termasuk kemampuan melihat, mendengar, dan berbicara.
- Menurunnya kemampuan indra perasa
- Menurunnya fungsi koordinasi tubuh.
Apa Saja Gejala dan Tanda Keracunan Merkuri?
Beberapa gejala dan tanda keracunan merkuri adalah sebagai berikut:- Perubahan emosi: sering gugup, mudah marah
- Sulit tidur (insomnia)
- Sakit kepala
- Sensasi aneh seperti mati rasa di tangan, kaki, dan sekitar mulut.
- Kejang
- Gemetar
- Otot menjadi lemah
- Penurunan fungsi mental dan hilangnya koordinasi pada tangan dan kaki
- Kerusakan ginjal
Tips Melindungi Diri dari Bahaya Merkuri
- Baca semua label pada produk perawatan kulit yang kita gunakan.
- Jangan gunakan produk bila tidak terdapat label pada kemasannya.
- Selalu mencuci tangan dengan bersih setelah menggunakan produk kecantikan
- Sebelum membuang produk yang mencurigakan, bungkus dalam wadah atau kantong plastik
- Lakukan tes merkuri
Jika kamu curiga tubuh mengalami keracunan merkuri, segera konsultasikan dengan ahli toksikologi atau ahli saraf untuk memastikan kadar merkuri dalam tubuhmu. Kamu tidak perlu khawatir dalam memakai kosmetik, karena tidak semua kosmetik maupun krim pemutih mengandung zat berbahaya. Kita hanya perlu menjadi konsumen yang cerdas dan bijaksana.
Post a Comment for "Bahaya Merkuri Dalam Jangka Panjang"